HRD Forum — Konsultan HR & Training Provider Sejak 2004
Pelajari cara bergerak dari sekadar pelaporan administrasi HR menuju analisis bukti nyata (evidence-based), mengidentifikasi pola & risiko tenaga kerja, serta menyusun rekomendasi bisnis yang meyakinkan manajemen.
Deskripsi Program
People Analytics bukan sekadar aktivitas menghitung headcount, turnover, absenteeism, recruitment, atau employee cost. People Analytics adalah kemampuan organisasi untuk menggunakan data workforce secara sistematis guna memahami apa yang terjadi pada people, mengidentifikasi pola dan risiko, menemukan insight, serta mendukung keputusan bisnis.
Pelatihan PEOPLE ANALYTICS dirancang sebagai program 2 hari (8 sesi) yang membawa peserta dari fundamental analytical thinking hingga kemampuan menghasilkan people insight dan business recommendation terstruktur. Peserta tidak hanya belajar menganalisis data, tetapi belajar bagaimana menjadikan data people sebagai evidence nyata untuk keputusan organisasi.
Perspektif Bisnis
Workforce merupakan faktor penentu eksekusi strategi bisnis. Keputusan mengenai tenaga kerja tidak lagi cukup bersandar pada intuisi, asumsi, atau kebiasaan masa lalu.
Headcount, kompensasi, rekrutmen, dan produktivitas memiliki konsekuensi langsung pada biaya dan profit. Analytics memastikan investasi people menghasilkan value yang diharapkan.
Menemukan sinyal dini risiko turnover, konsentrasi talent kritis, absensi berulang, ketidakseimbangan kapasitas, hingga tekanan biaya tenaga kerja sebelum menjadi krisis.
Memperkuat keputusan penting—berapa orang yang dibutuhkan, siapa yang harus direkrut, di mana retensi bermasalah, dan kapabilitas apa yang harus dibangun—dengan bukti data solid.
Mengubah bahasa HR dari sekadar menyajikan data mentah menjadi menyajikan implikasi bisnis finansial dan rekomendasi aksi yang siap diputuskan oleh jajaran direksi.
Tujuan Pelatihan
Manfaat bagi Peserta
Outline Pelatihan 2 Hari
Klik tab di bawah untuk melihat rincian silabus progresif dari fondasi analitis hingga presentasi eksekutif.
• Dari HR Reporting Menuju Strategic People Analytics: Evolusi data-driven HR dan analytical thinking
• Taksonomi: HR Reporting vs HR Metrics vs HR Analytics vs People Analytics
• People Analytics Maturity Level: Reporting → Descriptive → Diagnostic → Predictive → Prescriptive Decision
• Mengidentifikasi Business Problem vs HR Problem dalam konteks evidence-based decision making
• Menentukan pertanyaan yang tepat sebelum mengolah data: Business Question vs Analytical Question
• Dasar Hypothesis Thinking, perumusan analytical objective, penentuan scope, dan identifikasi variabel kunci
• Memilih data yang relevan dan menghindari analisis yang tidak bernilai bisnis (analysis paralysis)
• Bedah Kasus: Lonjakan turnover, recruitment delay, absenteeism tinggi, cost pressure, & gap produktivitas
• Ekosistem Data People: Master data, workforce, recruitment, performance, attendance, comp, learning & mobility
• Struktur Data: Dimension, variable, leading vs lagging indicators, serta metrik vs KPI
• People Metrics Landscape: Workforce (Headcount, FTE, Span of Control), Talent (Mobility, Succession, Critical Talent), Retention (Turnover, Tenure), Recruitment (TTF, TTH, CPH), Performance & Attendance
• Garbage In, Garbage Out: Membangun fondasi data yang akurat, konsisten, lengkap, dan valid
• Audit Dataset Karyawan: Mengidentifikasi missing data, duplikasi, data tidak valid, dan anomali input
• Tahapan Data Cleaning & Data Preparation: Identify → Clean → Validate → Document
• Etika, Privasi Data Karyawan, Kerahasiaan (Confidentiality), dan Responsible Use of People Data
• Descriptive Analytics: Count, percentage, average, median, distribution, comparison, & cross-tabulation
• Analisis Multidimensi: Evaluasi tren dan perbandingan antar departemen, lokasi kerja, job level, & tenure
• Menjawab Pertanyaan Analitis Kunci: What happened? Where? When? Who is affected? How significant is it?
• Mengidentifikasi gap kinerja, ketidakseimbangan kapasitas, dan sinyal anomali workforce
• Menemukan Makna di Balik Angka: Membedakan Data vs Information vs Finding vs Interpretation vs Insight
• Pattern Recognition, Root-Cause Thinking, dan Membedakan Korelasi vs Kausalitas
• Menghilangkan Analytical Bias & Membedakan Signifikansi Statistik dengan Signifikansi Bisnis
• Framework Transformasi: Data → Pattern → Finding → Interpretation → Strategic People Insight
• Menghubungkan Data People dengan Sasaran Bisnis: Workforce cost, produktivitas, retensi, & kapabilitas
• Menilai Implikasi Bisnis (Business Implication) dan Menentukan Prioritas Isu Ketenagakerjaan yang Mendesak
• Menyusun Rekomendasi Solusi Berbasis Bukti (Evidence-Based Recommendation)
• Alur Keputusan: People Data → People Insight → Business Implication → Decision → Action
• Perancangan Dashboard Eksekutif: Menentukan hierarki informasi, metrik prioritas, tren, & indikator risiko
• Executive Data Storytelling: Menyajikan laporan analitis secara ringkas, visual, dan berorientasi keputusan
• Pengerjaan Capstone Project Terpadu secara end-to-end dari Business Problem hingga Rekomendasi Aksi
Learning Journey & Metode
Program menggunakan pendekatan: Concept → Framework → Example → Case → Analysis → Exercise → Debrief → Application untuk menjamin peserta mampu mengeksekusi alur analitis mandiri di tempat kerja.
Target Peserta
Level: Fundamental – Intermediate (Tanpa Prasyarat Statistik Lanjut)
Output & Fasilitas Pelatihan
* Catatan: Peserta diharapkan membawa laptop masing-masing untuk mengikuti sesi simulasi pengolahan data dan penyusunan executive recommendation.
Investasi Pelatihan
Jadwal Pelatihan 2026
| Bulan | Tanggal Pelaksanaan (2 Hari) | Waktu & Delivery Method | Status Kelas |
|---|
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Sama sekali tidak. Pelatihan ini fokus pada pembentukan logika analitis bisnis, perumusan pertanyaan yang tepat, audit kualitas data, pemodelan deskriptif dengan spreadsheet standar (Excel / Google Sheets), serta penyusunan insight dan rekomendasi manajemen.
HR Metrics & KPI Dashboard berfokus pada cascading sasaran bisnis ke dalam KPI terukur dan visualisasi dashboard. Sedangkan People Analytics melangkah lebih dalam pada eksplorasi pola workforce, diagnosis akar masalah (root-cause), korelasi variabel ketenagakerjaan, deteksi risiko, dan formulasi implikasi bisnis.
Tidak wajib. Pelatihan telah menyiapkan dataset simulasi yang mencakup isu turnover, rekrutmen, kompensasi, performa, dan absensi. Namun, peserta dipersilakan membawa konteks atau isu internal (tanpa data rahasia individu) untuk dikonsultasikan saat sesi exercise.
Ya. HRD Forum melayani Inhouse Training khusus perusahaan dengan penyesuaian materi terhadap ekosistem data HR, model bisnis, dan tantangan pengelolaan tenaga kerja di organisasi Anda.
Hubungi Kami Sekarang
Tingkatkan kredibilitas profesional Anda dan ubah peran HR dari penyaji data menjadi strategic decision partner bersama HRD Forum.
Event@HRD-Forum.com