HRD Forum — Public & Inhouse Training Specialist
Menangani pelanggaran dan masalah perilaku secara tegas, adil, konsisten, dan tetap mendorong perbaikan kinerja. Mengubah paradigma dari sekadar punishment menjadi corrective discipline.
Latar Belakang & Tantangan
Setiap organisasi membutuhkan disiplin. Namun, membangun disiplin tidak selalu berarti memberikan hukuman. Ketika terjadi pelanggaran, perilaku yang tidak sesuai, atau penurunan komitmen, perusahaan menghadapi pertanyaan penting: Apakah harus diselesaikan dengan counseling, corrective action, atau disciplinary action?
Kesalahan menangani masalah karyawan dapat memicu risiko perselisihan hubungan industrial dan hilangnya kepercayaan pada manajemen. Pelatihan ini dirancang untuk membantu HR dan People Manager menangani masalah perilaku secara objektif, terstruktur, terdokumentasi, dan berorientasi pada perbaikan kinerja.
Tujuan Pelatihan
Manfaat Pelatihan
Tidak semua masalah berujung hukuman; peserta mampu memilih pendekatan berbasis karakter masalah.
Percakapan tidak sekadar menegur, tetapi membantu karyawan memahami konsekuensi & perbaikan.
Menangani kasus sebanding dengan standar yang sama untuk menjaga kredibilitas manajemen.
Mengeliminasi keputusan berbasis asumsi, emosi, atau penjatuhan hukuman sepihak.
Membangun documentation trail yang sistematis untuk mendukung legalitas tindakan.
Menciptakan kejelasan ekspektasi (clarity) dan akuntabilitas individu secara berkesinambungan.
Silabus Program
Hubungan disiplin, perilaku, dan produktivitas · The cost of ignoring misconduct · Mengapa manager sering gagal menegakkan disiplin · Discipline sebagai standar organisasi, bukan sekadar punishment.
Output: Behavior → Team Impact → Business ImpactPerformance vs Behavior issue · Capability vs Willingness · Mistake vs Misconduct · Framework: FACT BEFORE ACTION (What happened → Evidence → Violated Standard → Root Cause).
Exercise: Case Diagnosis & Root Cause AnalysisCounseling sebagai intervensi perbaikan · Psychological safety vs Accountability · Struktur percakapan: Listen → Clarify → Explore → Agree → Commit → Follow Up.
Role Play: Counseling Karyawan Bermasalah PerilakuPrinsip Due Process, Proportionality, & Objectivity · Menghindari favoritisme dan selective enforcement · Disciplinary Decision Framework dari audit kebijakan hingga eksekusi keputusan.
Case Study: Same Violation, Different TreatmentPersiapan percakapan sulit · Menyampaikan fakta tanpa menyerang pribadi · Menangani denial, defensiveness, anger, & emotional response · Framework: Fact → Impact → Expectation → Listen → Decision.
Role Play: Managing Defensiveness & AngerPrinsip dokumentasi efektif (Fakta vs Opini) · Documentation trail · Penyusunan Corrective Action & Follow-Up Plan · Mengukur behavioral improvement dan penanganan repeated misconduct.
Workshop: Drafting Corrective Action PlanSimulasi kasus komprehensif: Karyawan terlambat berulang, melanggar prosedur, defensif, dan memengaruhi tim. Peserta melakukan Diagnose → Fact Gathering → Analyze → Decide → Communicate → Document → Follow Up.
Key Takeaway: From Punishment to Corrective DisciplineSiapa yang Wajib Hadir
Biaya & Investasi
Agenda Pelaksanaan 2026
| Bulan | Tanggal Pelaksanaan | Waktu & Lokasi | Status |
|---|
HRD Forum Program
Tingkatkan akuntabilitas dan disiplin organisasi Anda melalui pendekatan yang adil, profesional, dan berorientasi pada perbaikan kinerja.