Perbedaan Fasilitas dan Tunjangan | HRD Forum
Home | Konsultasi | Perbedaan Fasilitas dan Tunjangan

Perbedaan Fasilitas dan Tunjangan

Dalam praktek compensation & benefit di hampir semua perusahaan ada yang namanya pemberian fasilitas dan pemberian tunjangan. Apakah Anda tahu apa sebenarnya perbedaan antara Fasilitas dan Tunjangan? berbedakah atau samakah? Ketika karyawan mendapatkan fasilitas uang pulsa atau uang komunikasi, apakah itu termasuk sebagai fasilitas komunikasi atau tunjangan komunikasi? bagaimana sebenarnya cara untuk membedakan antara fasilitas dan tujangan?

Berikut kami ambil sebuah diskusi member milis [email protected] mengenai Fasilitas dan tunjangan. Silakan menyimak.

  • Pertanyaan :

Dear Rekan Praktisi HRD,

Mohon pencerahannya mengenai unsur unsur yang menjadi perbedaan antara Fasilitas dengan Tunjangan

Terimakasih

Salam,

Maman Rukmana

  • Tanggapan :

Mohon izin membantu Mas Maman Rukmana,

saya copas saja………

SURAT EDARAN MENTERI TENAGA KERJA

NOMOR : SE-07/MEN/1990

TENTANG PENGELOMPOKAN UPAH

Berdasarkan penelitian yang dilakukan Departemen Tenaga Kerja didapat kesimpulan bahwa para pengusaha dengan maksud untuk mendorong pekerja lebih berdisiplin, rajin dan produktif telah menerapkan/memperkenalkan bermacam-macam tunjangan dan perangsang lainnya.

Maksud baik pengusaha ini kurang mencapai sasaran bahkan menimbulkan masalah-masalah baru di dalam perusahaan.

Dengan berkembangnya tunjangan-tunjangan tersebut, maka jumlah tunjangan menjadi lebih besar dari upah pokok yang diterima oleh seorang pekerja. Hal ini tentu saja dapat menimbulkan salah pengertian di dalam hubungan kerja yang akhirnya akan dapat mengganggu hubungan antara pengusaha dengan pekerja.

Sehubungan dengan hal tersebut di atas, maka perlu diberikan suatu pedoman atau pengertian tentang komponen upah yang dapat dijadikan pegangan bagi para pengusaha, pekerja dan pemerintah.

1. Pengertian komponen upah adalah sebagai berikut:

a. Upah Pokok: adalah imbalan dasar yang dibayarkan kepada pekerja menurut tingkat atau jenis pekerjaan yang besarnya ditetapkan berdasarkan kesepakatan.

b. Tunjangan Tetap : adalah suatu pembayaran yang teratur berkaitan dengan pekerjaan yang diberikan secara tetap untuk pekerja dan keluarganya serta dibayarkan dalam satuan waktu yang sama, dengan pembayaran upah pokok, seperti Tunjangan Istri; Tunjangan Anak; Tunjangan Perumahan; Tunjangan Kemahalan; Tunjangan Daerah dan lain-lain. Tunjangan Makan dan Tunjangan Tranport dapat dimasukkan dalam komponen tunjangan tetap apabila pemberian tunjangan tersebut tidak dikaitkan dengan kehadiran, dan diterima secara tetap oleh pekerja menurut satuan waktu, harian atau bulanan.

c. Tunjangan Tidak Tetap: adalah suatu pembayaran secara langsung atau tidak langsung berkaitan dengan pekerja, yang diberikan secara tidak tetap untuk pekerja dan keluarganya serta dibayarkan menurut satuan waktu yang tidak sama dengan waktu pembayaran upah pokok, seperti Tunjangan Transport yang didasarkan pada kehadiran, Tunjangan Makan dapat dimasukkan ke dalam tunjangan tidak tetap apabila tunjangan tersebut diberikan atas dasar kehadiran (pemberian tunjangan biasa dalam bentuk uang atau fasilitas makan).

2. Pengertian Pendapatan Non Upah sebagai berikut:

a. Fasilitas: adalah kenikmatan dalam bentuk nyata/nature yang diberikan perusahaan oleh karena hal-hal yang bersifat khusus atau untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja, seperti fasilitas kendaraan (antar jemput pekerja atau lainnya); pemberian makan secara cuma-cuma; sarana ibadah; tempat penitipan bayi; koperasi; kantin dan lain-lain.

b. Bonus: adalah bukan merupakan bagian dari upah, melainkan pembayaran yang diterima pekerja dari hasil keuntungan perusahaan atau karena pekerja menghasilkan hasil kerja lebih besar dari target produksi yang normal atau karena peningkatan produktivitas; besarnya pembagian bonus diatur berdasarkan kesepakatan.

c. Tunjangan Hari Raya (THR) Gratifikasi dan pembagian keuntungan lainnya.

3. Para pengusaha yang memberikan bermacam-macam komponen upah dan pendapatan non upah bagi pekerjanya, dapat mengetahui posisi dan jenis tersebut berdasarkan pengertian yang tercantum dalam angka (1) dan (2), sehingga dihindari terjadinya perbedaan penafsiran dalam melaksanakannya.

4. Kepada para pengusaha diharapkan untuk berusaha mengelompokkan komponen upah dan pendapatan non upah yang diberikan, dengan berpedoman kepada angka (1) dan (2) di atas, agar secara bertahap dapat sejalan dengan Surat Edaran ini.

Semoga membantu menjawab pertanyaan Mas Maman Rukmana

salam,

Sari

 ——

Jadi rekan dan sahabat HRD Indonesia, berdasarkan SE 07 Men 1990 tentang Pengelompokkan Upah, dikatakan bahwa yang dimaksud dengan Tunjangan adalah :

Tunjangan Tetap : adalah suatu pembayaran yang teratur berkaitan dengan pekerjaan yang diberikan secara tetap untuk pekerja dan keluarganya serta dibayarkan dalam satuan waktu yang sama, dengan pembayaran upah pokok, seperti Tunjangan Istri; Tunjangan Anak; Tunjangan Perumahan; Tunjangan Kemahalan; Tunjangan Daerah dan lain-lain. Tunjangan Makan dan Tunjangan Tranport dapat dimasukkan dalam komponen tunjangan tetap apabila pemberian tunjangan tersebut tidak dikaitkan dengan kehadiran, dan diterima secara tetap oleh pekerja menurut satuan waktu, harian atau bulanan.

Tunjangan Tidak Tetap: adalah suatu pembayaran secara langsung atau tidak langsung berkaitan dengan pekerja, yang diberikan secara tidak tetap untuk pekerja dan keluarganya serta dibayarkan menurut satuan waktu yang tidak sama dengan waktu pembayaran upah pokok, seperti Tunjangan Transport yang didasarkan pada kehadiran, Tunjangan Makan dapat dimasukkan ke dalam tunjangan tidak tetap apabila tunjangan tersebut diberikan atas dasar kehadiran (pemberian tunjangan biasa dalam bentuk uang atau fasilitas makan).

Sementara definisi Fasilitas menurut SE 07 Men 1990 adalah :

Fasilitas: adalah kenikmatan dalam bentuk nyata/nature yang diberikan perusahaan oleh karena hal-hal yang bersifat khusus atau untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja, seperti fasilitas kendaraan (antar jemput pekerja atau lainnya); pemberian makan secara cuma-cuma; sarana ibadah; tempat penitipan bayi; koperasi; kantin dan lain-lain.

Rekan-rekan dan sahabat HRD Indonesia, jika Anda tertarik untuk bergabung dalam diskusi HRD bersama lebih dari 20.600 praktisi HRD se Indonesia, silakan bergabung di [email protected] ; milis diskusi HRD adalah media komunikasi dan diskusi yang dibentuk dan dikelola secara profesional oleh HRD Forum.

Terima Kasih & Silakan baca artikel HRD Lainnnya. Salam HRD !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*