Mendesain Penilaian Kinerja Karyawan #2 | HRD Forum
Home | Article | Mendesain Penilaian Kinerja Karyawan #2

Mendesain Penilaian Kinerja Karyawan #2

Mendesain Penilaian Kinerja Karyawan #2

Pada saat kita diminta oleh atasan untuk mendesain penilaian kinerja karyawan, ada beberapa hal yang harus kita ketahui terlebih dahulu dari atasan kita, diantaranya ; apa tujuan dari penilaian kinerja tersebut, siapa yang menilai, aspek-aspek apa saja yang diharapkan untuk dinilai, kapan waktu penilaiannya, penilaian kinerja tersebut untuk seluruh karyawan dari semua level atau hanya untuk level tertentu saja? OK mari coba kita urai satu persatu point-point di atas.

Tujuan penilaian kinerja

Tujuan dari penilaian kinerja harus kita ketahui, karena hal ini nantinya sangat terkait dengan metoda yang akan kita pilih, kurang lebih ada empat metoda yang sering digunakan dalam performance appraisal. yaitu :

  1. Category Rating Methods
  2. Comparative Methods
  3. Narrative Methods
  4. Behavioral / Objective methods

Jika tujuan penilaian kinerja adalah untuk pembagian bonus dan kenaikan gaji, dalam pembagian bonus dan kenaikan gaji biasanya budget menjadi salah satu pertimbangan, maka untuk bagi-bagi kue bonus atau gaji tersebut secara adil maka sebaiknya dalam penilaian kinerja menggunakan metoda Comparative Methods.

Tetapi jika tujuan penilaian kinerja bukan untuk bagi-bagi bonus dan kenaikan gaji, maka sebaiknya gunakan metoda behavioral / objective methods.

mengapa harus begitu? tentu ada alasannya, dan itu akan kita bahas dalam artikel Penilaian kinerja berikutnya.

Siapa yang menilai

Siapa yang menilai dalam penilaian kinerja ini juga sangat penting, karena penilai adalah pemegang mandat yang akan menentukan apakah penilaian menjadi lebih obyektif atau malah menjadi semakin subyektif. Sehingga harus diketahui siapa yang menilai, dan apa yang harus kita lakukan terhadap sang penilai ini.

Aspek-aspek yang harus dinilai

Banyak perusahaan membuat penilaian asal jadi saja, pokoknya yang terpenting diperusahaannya ada yang namanya penilaian kinerja, entah bagaimana prakteknya, yang penting harus ada, sehingga penilaian kinerja hanya menjadi acara ritual tahunan belaka tanpa makna.
Lalu seharusnya aspek apa saja yang harus dinilai? ya minimal harus ada dua aspek dalam penilaian kinerja, yaitu aspek behavioral dan aspek kinerja, jika ingin menilai aspek ketiga, keempat, kelima, ya boleh-boleh saja, justru akan semakin lengkap.

Kapan waktu penilaiannya

Hal ini sangat terkait dari waktu persiapan, baik team, penilai maupun karyawan

Siapa saja yang dinilai

Siapa sajakah yang dinilai? dari level mana saja atau semua level dinilai? nah tentu hal ini harus menjadi perhatian kita, karena siap saja yang dinilai akan mempengaruhi point-point apa sajakah yang semestinya dimasukkan dalam point-point penilaian.

Sekian dulu artikel tentang Mendesain Penilaian Kinerja, next akan saya sambung lagi !

Salam HR !
Bahari Antono
Owner & Founder HRD Forum
follow saya di twitter @BahariAntono

Baca juga tulisan berikut ini : Mendesain Penilaian Kinerja Karyawan #1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*