Lowongan HRD : Tips & Strategi memenangkannya | HRD Forum
Home | Article | Lowongan HRD : Tips & Strategi memenangkannya

Lowongan HRD : Tips & Strategi memenangkannya

Lowongan Kerja HRD semakin marak

Para pencari kerja khususnya yang memburu informasi Lowongan HRD semakin hari semakin meningkat pesat, Anda bisa lihat di mesin pencari google, yahoo, media sosial, iklan baris gratis, fb atau facebook ternyata semakin meningkat pesat dari hari ke hari. Iklan lowongan kerja HRD bermunculan di berbagai media cetak, media online, broadcast message dari BBM atau blackberry, bahkan di BBM group sekalipun informasi lowongan HRD 2013 begitu banyaknya. Di tahun 2014, iklan lowongan diperkirakan akan semakin banyak.

Dari maraknya iklan lowongan HRD apa yang dapat kita simpulkan sebagai orang HRD? ya artinya kebutuhan akan profesi HR atau HRD semakin penting, para pemilik modal, pada CEO, para direktur menyadari, ternyata HRD sangat dibutuhkan di dalam sebuah perusahaan, agar perusahaan mampu meningkatkan profit sesuai dengan visi dan misi perusahaan masing-masing. Dengan semakin dibutuhkannya HRD di dalam perusahaan, akan berdampak pada Gaji HRD yang semakin baik dan besar. Kehadiran orang-orang HRD handal sangat dibutuhkan apapun jenis industrinya, karena itu tidak salah jika anda memilih menjadi praktisi HR, pilihan anda sudah tepat sebagai orang HR.

Anda termasuk salah satu orang yang sering mencari informasi lowongan HRD ? ada beberapa tips agar anda mampu memenangkan persaingan dalam perebutan lowongan kerja HRD tersebut, apa saja tipsnya?

Sebelum menjelaskan apa tips agar anda mampu memenangkan persaingan dalam mengisi lowongan HRD yang ada, maka sebaiknya anda harus memahami terlebih dahulu apa itu HRD ?

Kepanjangan HRD

Kepanjangan HRD adalah Human Resource Development, atau ada juga yang menyebut kepanjangan HRD dengan Human Resource Department, nah kalo yang terakhir biasa disebut dengan istilah HR Department. Dalam tulisan ini yang ingin kita bahas adalah HR Development, bukan HR Department. Jadi sudah tahu ya bahwa HRD singkatan dari Human Resources Development.

HRD Adalah ….

HRD adalah sebuah job position atau profesi dan atau HRD adalah sebuah divisi, bagian, departemen. Dalam tulisan ini yang akan kita urai adalah HRD sebagai sebuah Job Position.

HR atau HRD adalah sebuah job position atau posisi kerja yang dalam kesehariannya mengurusi karyawan, dimulai bagaimana melakukan perencanaan tenaga kerja atau yang sering kita kenal dengan istilah Man Power Planning Process atau HR Planning Process, dilanjutkan dengan Recruitment & Selection Process, Performance Management Process, Training & Development Process, Compensation & Benefit Process dan Industrial Relation Process. Intinya HRD adalah sebuah jabatan yang mengurusi karyawan, mulai dari masuk kerja, mengembangkan karyawan sampai karyawan pensiun atau keluar dari perusahaan. Dari uraian proses kerja di atas anda tentu sangat memahami apakah tugas HRD dalam kesehariannya.

Menurut Raymond A. Noe (2000), “Human Resources Management refers to the policies, practices, and systems that influence amployees behavior, attitudes, and performance”.

Menurut William B. Werther Jr. (1993:10), “The purpose of human resource management is to improve the productive contribution of people to the organization in an ethical and socially responsible way”.

Ada hal yang perlu anda ketahui kembali, bahwa HRD telah mengalami perubahan dari jaman ke jaman, berikut tiga fase HRD :

Personalia

HRD sebagai Personalia yang setiap hari hanya mengurusi tentang administrasi kepersonaliaan, meliputi absensi, upah atau gaji yang meliputi upah lembur, upah minimum atau dulu kita kenal dengan istilah UMR (Upah Minumun Regional) yang sekarang telah berubah menjadi UMP (Umpah Minimun Propinsi), upah kerja, upah tenaga kerja harian dan sebagainya, mengurusi cuti, sisa cuti, cuti bersama, cuti tahunan, cuti besar, dsb.

HRD

HRD disini sudah tidak hanya melakukan pekerjaan yang bersifat administratif lagi, tetapi sudah mulai fokus kepada Development People, pelatihan kerja, pengembangan tenaga kerja, dalam tugas sehari-harinya, HRD sudah melakukan Man Power Planning Process atau HR Planning Process, dilanjutkan dengan Recruitment & Selection Process, Performance Management Process, Training & Development Process, Compensation & Benefit Process dan Industrial Relation Process.

Human Capital

HRD disini sudah memandang tenaga kerja sebagai Capital bagi perusahaan, sehingga perlakuan perusahaan kepada karyawan sudah sangat baik, karena perusahaan menganggap karyawan adalah asset paling berharga bagi perusahaan. Dalam HRD sebagai Human Capital, perusahaan atau HRD akan selalu berusaha agar setiap karyawannya memiliki added value bagi perusahaan.

Kembali lagi ke topik utama kita yaitu tentang lowongan kerja HRD dan bagaimana memenangkan persaingan agar diri kita terpilih sebagai kandidat yang layak mengisi posisi HRD tersebut, apakah sebagai Direktur HRD, Manager HRD, Supervisor HRD maupun sebagai Staff HRD maka yang pertama harus kita ketahui adalah apakah HRD itu, apa tugas HRD, bagaimana HRD berfungsi di perusahaan yang akan kita tuju apakah sebagai personalia, HRD atau Human capital, apa bisnis utama perusahaan yang kita tuju dan sebaginya. Jika kita sudah tahu tentang semua hal tersebut, maka selanjutnya Kompetensi diri andalah yang akan menjadikan anda terpilih atau tidak dalam mengisi lowongan HRD tersebut.

Kompetensi HRD

Apa saja kompetensi HRD yang dibutuhkan? untuk menjawab pertanyaan tersebut, sebaiknya anda harus lihat dulu apa job specification yang dipersyaratkan oleh sebuah iklan lowongan kerja HRD tersebut? baca baik-baik apa Job description dan Job Specificationnya dalam Iklan Lowongan HRD tersebut yang umumnya sedikit banyak dicantumkan.

Secara garis besar, kompetensi HRD yang harus dimiliki oleh orang HRD yang ingin memenangkan persaingan dalam mengisi lowongan HRD yang ada adalah  kompetensi di bidang :

  1. Man Power Planning atau HR Planning
  2. Recruitment & Selection
  3. Performance Management
  4. Training & Development
  5. Compensation & Benefit
  6. Industrial Relation

Di samping kompetensi di atas, anda juga harus mempersiapkan diri bagaimana menghadapi wawancara kerja, sehingga anda harus mempelajari bagaimana tips dan trik menghadapi wawancara kerja, mempelajari contoh contoh wawancara kerja, pertanyaan wawancara,  sekalipun anda adalah orang-orang HRD 🙂

Sampai jumpa ditulisan tentang HRD lainnya.

salam,

Bahari Antono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*