KUPAS TUNTAS Jenis-jenis PAJAK yang terkait dengan tugas HRD Dalam Perusahaan | HRD Forum
Home | Public Training | KUPAS TUNTAS Jenis-jenis PAJAK yang terkait dengan tugas HRD Dalam Perusahaan

KUPAS TUNTAS Jenis-jenis PAJAK yang terkait dengan tugas HRD Dalam Perusahaan

KUPAS TUNTAS Jenis-jenis PAJAK yang terkait dengan tugas HRD Dalam Perusahaan
Jangan berpendapat pajak hanya urusan bagian akuntasi dan perpajakan tetapi semua departemen harus juga melek pajak sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya. Sebagai seorang HR champion sudah seharusnya memahami pelaksanaan tugas-tugas di perusahaan dalam mengelola tenaga kerja secara lebih sistimatis dan efisien. Kenyatannya justru malah banyak pelaksana HRD yang malah alergi berat dengan yang namanya pajak, seolah itu bukan urusannya. Padahal efisien biaya bukan berarti hanya mengurangi jumlah biaya tenaga kerja tetapi juga memahami aspek pajaknya karena penerapan kebijakan yang salah akan mengakibatkan denda dan sanksi yang berakibat fatal bagi perusahaan. Semua kebijakan dan fasilitas tenaga kerja ada aturan pajaknya, tidak hanya saat membayar gaji saja. Disinilah pentingnya memahami perpajakan di divisi HRD baik pada saat merekrut, membayar, pensiun maupun segala kebijakan yang berhubungan dengan fasilitas tenaga kerja.  Misalnya PPH pasal 21 pegawai dengan status dalam negeri atau asing, kontrak, begitu juga bagaimana perlakuan pajak untuk fasilitas Car Ownership Program, pengobatan, bonus saham, pelatihan, THR, bonus, gratifikasi, tantiem, jenis natura, outsourcing, PPN, PPH pasal 23, Tenaga ahli, tunjangan, sumbangan, klaim perjalanan dinas, surat tugas dinas luar, gathering, pelatihan, iklan lowongan, recruitment, JHT, canteen, pesangon dan masih banyak lagi.

Sasaran:

  • Peserta memahami tentang selayang pandang perpajakan baik pajak daerah dan pajak pusat.
  • Peserta mampu melakukan penghitungan SPT PPh Pasal 21 dengan efektif dan efisien,
  • Peserta dapat mengetahui dan memahami peraturan-peraturan terbaru terkit dengan masalah ketenagakerjaan sehingga dapat merumuskan kebijakan yang tepat dan menghemat pajak.
  • Peserta mampu melaksanakan tax planning atas semua transaksi yang berhubungan dengan aktivitas HRD.

PROGRAM OUTLINE
1.    Selayang pandang perpajakan daerah dan pusat.
2.    Objek dan Non Objek Pemotongan PPh Pasal 21.
3.    Kewajiban Pemotong Pajak.
4.    Pedoman merumuskan kebijakan dan fasilitas tenaga kerja.
5.    Penghitungan PPH pasal 21 untuk penghasilan bulanan/tahunan
6.    PenghitunganPPh pasa 21 untuk penghasilan teratur dan tidak teratur
7.    Apa maksud metode gross-up, PPh ditanggung pemberi kerja, dan PPh ditanggung pegawai.
8.    Mengapa penghasilan untuk pegawai yang pindah tugas, pegawai ekspatriat, pegawai meninggal dunia harus disetahunkan?
9.    Penghasilan pegawai yang mulai bekerja atau berhenti bekerja pada tahun berjalan tanpa metode penyetahunan penghasilan.
10.    Penghasilan non pegawai tetap seperti honor tenaga ahli dan upah satuan/borongan/harian.
11.    Prinsip taxable – deductible
12.     Tax Planning PPh Pasal 21/26 .
13.    Berbagai macam fasilitas pegawai dan aspek perpajakannya.

PROFILE PEMBICARA :
M. Zeti Arina, MM,BKP

Beliau adalah CEO dan pendiri dari sebuah kantor konsultan pajak yang berkantor di Surabaya, Jakarta dan banyuwangi. Konsultan pajak terdaftar bersertifkasi Brevet C dengan kewenangan memberikan konsultasi sampai dengan perusahaan multinasional, bahkan boleh dibilang spesialisasinya lebih banyak di perusahaan asing.  Beliau juga pemegang ijin Konsultan Kepabeanan dan pemegang ijin Kuasa Hukum Pengadilan Pajak untuk Sengketa Perpajakan maupun Kepabeanan.
Gelar Magister Management diperoleh dari  Universitas Airlangga, Kuliah S-3 nya tertunda karena saai ini harus segera menyelesaikan kuliah S-1 Hukum untuk melengkapi pengetahuannya selain perpajakan, akuntansi, audit, kepabeanan dan keuangan. Sebagai praktisi yang cukup padat jadwalnya masih berusaha menyempatkan diri untuk mengajar di Universitas Airlangga, memberi kuliah tamu di berbagai Universitas, mengajar Brevet maupun mengasuh rubrik konsultasi di tabloid. Beliau juga aktif sebagai pembicara seminar di berbagai forum.
**

Judul Buku Karangannya :
1.    Student Enterprise Kini, World Class Company Kemudian,yang ditulis bersama rekannya Iman Supriono dan Niken Hapsari.
2.    Kunsultan Pajak = Pencuri Pajak ?
(Panduan Untuk Menjadi Klien Yang cerdas dan Mengetahui Seluk Beluk Konsultan Pajak)
**
Fasilitas:

Seratus pendaftar pertama akan mendapatkan buku Buku terbaru  dari Ibu Zeti judul : “Konsultan Pajak = Pencuri Pajak ?”, buku ini berisi panduan bagaimana menjadi wajib pajak yang cerdas, mengetahui seluk beluk konsultan dengan benar, 33 contoh kasus perpajakan dan CD yang berisi contoh surat kuasa, surat keberatan, surat banding, peraturan-peraturan dan yang terpenting rumus penghitungan Pph pasal 21 yang dihitung secara gross up dan non gross up.

Tertarik IKUT dalam Topik ini ? Bergabunglah dalam HR Brotherhood – Super BootCamp, angkatan ke-6, Sabtu-Minggu, 8-9 Maret 2014.
Daftar sekarang juga !! via email : [email protected]
Daftar detik ini juga sebelum PENUH !!

Fields marked with a * are required

Formulir Pendaftaran


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*