Kaya dari Bisnis Pelatihan Oleh Bahari Antono | HRD Forum
Home | Article | Kaya dari Bisnis Pelatihan Oleh Bahari Antono

Kaya dari Bisnis Pelatihan Oleh Bahari Antono

Sebut saja namanya Thanos (Pinjam nama ‘pendekar’ yang sementara ini telah berhasil mengalahkan Avengers). Seorang pria berbadan kurus, tinggi, berumur sekitar 30an tahun.

Masih muda. Profesinya sebagai entrepreneur. Dia punya hobby keren, yaitu selalu hadir di setiap seminar, workshop maupun training bisnis apapun. YES! teman-temannya sering menyebutnya ‘Masternya Training’, ‘Masternya Seminar’.

Suatu kali sempat ngopi dengan saya di restauran sebuah hotel bintang 4 di Jakarta.

Pak Bahari, maaf izin bertanya. Pak Bahari tahukan bisnis saya? Jika dibandingkan dengan Bisnis Pelatihan yang pak Bahari tekuni bertahun-tahun boleh tidak saya tahu kelebihan dan kekurangannya?

Pak Thanos membuka obrolan dengan sebuah pertanyaan yang sederhana menurut saya tetapi tidak sederhana menurut orang lain yang belum tahu seluk beluk dunia pelatihan.

Ingin dilihat dari sudut mana dulu pak Thanos? Modal? Waktu? Proses kerja? Alat bantu? Income? Life Time? Networking? atau lainnya?

Tanyaku semangat sambil menggeser kursi agak ke depan. Suasana restauran hotel yang sedang penuh membuat obrolan harus disampaikan dengan suara yang lebih keras.

Semuanya boleh pak Bahari. Pak Thanos pun menggeser kursinya agak ke depan. Kami berhadapan. Hanya dibatasi meja bundar restauran.

OK Pak Thanos. Saya mulai dari Modal dulu ya.

MODAL

Di bisnis pak Thanos, Untuk memulai berjualan produk, pak Thanos harus memproduksinya. Untuk memproduksinya yang bapak butuhkan adalah bahan mentah, alat produksi, gaji karyawan jika bapak mempekerjakan karyawan, kecuali jika semuanya pak Thanos yang kerjakan sendiri bapak tidak perlu menggaji karyawan ya. Nah minimal itu. Lalu modal itu harus ada di depan. Ya kan, duitnya harus ada dulu. Modalnya harus ada dulu. Katakan total kebutuhan sekitar seratusan juta.

Bagaiman dengan modal di Bisnis Pelatihan? Bahan mentah tidak ada. Alat produksi? paling tidak disiapkan laptop. Projector? Sebaiknya punya. Tetapi jika tidak punya pun tidak menjadi masalah, banyak hotel yang sudah menyiapkan projector. Gaji karyawan? Untuk bisnis pelatihan yang baru dimulai, Pak Thanos bisa menjalaninya seorang diri atau berdua dengan istri. Jadi kesimpulannya pak Thanos minimal punya laptop saja itu sudah bisa memulai bisnis pelatihan. Di bawah sepuluh juta rupiah.

Pak Thanos mengkerutkan dahinya. “Pak bahari, perlu modal buat promosi kan?”

“Yes, perlu pak, jika pak Thanos beriklan yang berbayar. di jaman now, banyak iklan yang gratisan. Manfaatkan sosial media seefektif mungkin. Sehingga untuk modal iklan tidak saya masukkan, bisa dimulai dengan yang gratisan.”

Jelas ya pak Thanos, perbandingan Modal antara Bisnis pak Thanos sekarang dengan Bisnis Pelatihan.

WAKTU

Mungkin jika dilihat dari waktu, hampir miriplah. Di awal-awal memulai bisnis, kita harus lebih fokus dan lebih memberikan waktu untuk develop bisnis kita. Begitu bisnis berjalan, waktu lebih fleksible di Bisnis pelatihan. Jika dilihat dari waktu produksi, di Bisnis pelatihan juga sangat singkat. Dimulai dari ide, membuat flyer, promosi. Dalam satu hari bahkan kurang sudah bisa dipasarkan.

PROSES KERJA

Ini menarik. Tentu proses kerja di Bisnis Pelatihan lebih simpel, sederhana, lebih sedikit jika dibanding bisnis di sektor riil. Sama seperti keterangan di atas, dimulai dari adanya ide, dibuatkan flyer lalu promosi. Selanjutnya tinggal menunggu pendaftaran peserta. Itu contoh untuk pelatihan yang bersifat publik.

Sampai disini dulu ya ceritanya, nanti dilajutkan kembali. Karena saya harus mengantar Istri ke suatu tempat.

Alat bantu, Income, Life Time, Networking atau lainnya akan saya tuliskan di kesempatan yang akan datang. Salam sukses!

NB:

  • Oh ya! sebelum lupa, coba mampir ke website ini www.creaba.com ada kesempatan bagus yang sayang jika dilewatkan. tentu masih berkaitan dengan judul tulisan ini yaitu Bisnis Pelatihan.

Bersambung….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*