Evaluasi Training : Training Evaluation dan Manfaatnya | HRD Forum
Home | Article | Evaluasi Training : Training Evaluation dan Manfaatnya

Evaluasi Training : Training Evaluation dan Manfaatnya

Pertanyaan :

Sebelumnya saya ingin mengucapkan selamat dan terima kasih atas kontribusi positif HRD Forum bagi peningkatan kualitas HRD di Indonesia. Saya seorang HR pemula di Jakarta, ingin bertanya tentang evaluasi training, mohon pencerahannya ;

AA – di Jakarta

Jawab :

Terima Kasih kepada rekan AA, atas pertanyaannya. Evaluasi training sangat penting sekali baik bagi peserta training, perusahaan dari peserta training maupun buat sang trainernya sendiri. Evaluasi training biasanya dilakukan diakhir sesi training atau pelatihan yang akan memberikan feedback berguna bagi semua pihak yang terlibat.

Peserta Training

Bagi peserta training, evaluasi training dapat memberikan feedback berupa seberapa signifikannya training tersebut mempunyai impact bagi pekerjaannya, perubahan bagi dirinya, kecocokan program dan manfaat-manfaat lainnya.

Perusahaan

Bagi perusahaan, Evaluasi training berguna untuk mengetahui apakah training yang telah diikuti oleh karyawannya dapat meningkatkan kinerja atau tidak, apakah karyawannya puas dengan training tersebut, sampai kepengukuruan produktifitas secara keseluruhan.

Trainer

Bagi sang trainer, evaluasi tidak kalah pentingnya, yaitu dapat memberikan feedback tentang apakah peserta puas dengan isi program training, kedalaman meteri training, caranya mengajar, caranya mendelivery ilmunya dan sebagainya. Bukan hal yang mudah bagi seorang trainer untuk dapat memuaskan seluruh pesertanya, bisa dibayangkan, jika dalam sebuah kelas pelatihan, jumlah peserta 10, 20, 30 bahkan mungin 500 peserta, sang trainer dituntut untuk dapat bertindak secara efektif dan efisien agar seluruh materi dapat terserap dan seluruh peserta puas dengan caranya mentransfer seluruh isi materi. Seorang trainer dituntut mampu memainkan peran sebagai seorang trainer, coach, guru, fasilitator, entertainer, pendongeng atau bahkan mungkin sebagai pelawak 🙂

Evaluasi Training

Evaluasi training pada umumnya masih bersifat evaluasi dari peserta pelatihan, dengan cara mengisi kuestioner diakhir sesi training atau pelatihan, apakah training atau pelatihan tersebut sesuai dengan bidang kerjanya, apakah penyajiannya baik, apakah isi materi sesuai dengan yang diharapkan, akomodasi baik dan sebagainya.

Kesimpulannya evaluasi training sangat penting dilakukan untuk memberikan feedback baik untuk peserta, perusahaan maupun sang trainer itu sendiri. Evaluasi training yang dilakukan di akhir sesi, kita kenal dengan istilah training evaluation level 1 : Reaction.

Pada umumnya, evaluasi training dapat dibagi menjadi 4 (empat) level, yaitu sebagai berikut:

Evaluasi pada tingkat reaksi (Reaction level). Pada evaluasi ini yang diukur dan dinilai adalah reaksi peserta. Dalam hal ini diukur tingkat kepuasan peserta terhadap program pelatihan yang diselenggarakan, apakah sesuai dengan bidang tugasnya, kecocokan isi program dengan harapan, cara trainer mengajar, dan lain-lain, sehingga dapat dilakukan perbaikan atas program tersebut.

Evaluasi pada tingkat pembelajaran (Learning Level). Evaluasi ini dilakukan dengan tujuan utama yaitu mengukur seberapa jauh perubahan kompetensi para peserta setelah training atau pelatihan berakhir, sebelum peserta training kembali bekerja. Dengan kata lain, tujuan evaluasi pada tingkat ini adalah peningkatan kompetensi peserta di dalam kelas dan untuk mengidentifikasikan keberhasilan program training / pelatihan (metode, materi, dll). biasanya dilakukan test sebelum training / pelatihan dilakukan dan test setelah training / pelatihan berakhir.

Evaluasi pada tingkat perilaku dalam pekerjaan (On the job behavioral Level). Evaluasi pada tingkat ini yang diukur adalah pengaruh program training atau pelatihan terhadap penerapan di tempat kerja. Dengan kata lain, tujuan evaluasi pada tahap ini adalah perbaikan perilaku peserta dalam pekerjaan.

Evaluasi pada tingkat hasil (Result level). Evaluasi ini dilakukan dengan tujuan untuk mengukur seberapa jauh peningkatan produktivitas yang dicapai pekerja, serta unit kerja, setelah mengikuti program pelatihan. Atau untuk menentukan apakah manfaat pelatihan lebih tinggi dibanding dengan biaya yang telah dikeluarkan. Evaluasi di level 4 ini sering juga disebut dengan evaluasi terhadap dampak bisnis (business impact).

Banyak perusahaan pada umumnya baru melakukan pengukuran sampai level ke-tiga, karena untuk melakukan evaluasi training pada level ke-empat dibutuhkan data base yang lengkap dan valid, serta keterlibatan atasan, bawahan dan seluruh system dalam unit kerjanya. Biasanya setelah evaluasi training sampai di level ke-empat, akan diikuti dengan evaluasi dan perhitungan ROTI. Apa dan bagaimana ROTI itu akan diuraikan dalam artikel-artikel berikutnya. Disarankan anda juga membaca artikel tentang Training Needs Anaysis (TNA).

Terima kasih, sampai jumpa di puncak kesuksesan.

Ditulis Oleh : Bahari Antono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*