Eem Rohayati Seorang HR & GA Manager | HRD Forum
Home | Wawancara | Eem Rohayati HR & GA Manager

Eem Rohayati HR & GA Manager

Yuuuk langsung saja kita ikuti wawancara dengan bu Emy. Beliau adalah HRD & GA ​Manager​ sebuah perusahaan swasta di Jakarta bergerak di Industri Franchise bidang Entertaintment.

Halo apakabar? Bisa Anda Perkenalkan diri Anda kepada pembaca website www.HRD-Forum?

Halo, kabarnya luar biasa, tetap semangat.

Senang sekali bisa hadir menjadi member di HRD Forum, perkenalkan nama lengkap saya adalah Eem Rohayati, dengan nama panggilan EMY (lebih mudah dilafalkan dan diingat hehe).

Saat ini saya bekerja di sebuah perusahaan swasta di Jakarta bergerak di Industri Franchise bidang Entertaintment.

Sudah berapa tahun menjadi praktisi HR bu Emy?

Saya mengawali karir sebagai praktisi HR sekitar tahun 1999.

Bisa diceritakan latar belakang apa yang menyebabkan bu Emy memutuskan menjadi praktisi HR?

Saya suka bersosialisasi, suka mempelajari berbagai karakter manusia, suka dengan aktifitas pembinaan dan pengembangan sikap dan perilaku manusia, yang semuanya bisa ditemukan di dunia HR.

Suka duka menjadi praktisi HR, tentu sudah bu Emy rasakan, bisa bu Emy ceritakan?

Pastinya.. ibaratnya suka duka itu On Off dalam aktifitas sebagai praktisi HR.

Sukanya adalah ketika berhasil melakukan pembinaan terhadap karyawan sehingga menjadi lebih baik, berhasil menciptakan suasana kondusif di tempat kerja dengan terus menjaga gawang aturan dan banyak lagi lainnya.

Dukanya adalah ketika bertemu dengan karyawan yang harus diakhiri masa kerjanya bukan karena mengundurkan diri atas keinginan sendiri, di sisi lain kita mengenal dekat karyawan yang bersangkutan, disinilah antara ketegasan, ketegaan dan nurani tergabung menjadi satu .. hehe, belum lagi ketika ada aktifitas demo eksternal maupun internal, lalu ketika menghadapi karyawan sulit betul-betul HR diuji kesabaran dan banyak lain lainnya.

Siapa yang memiliki peran atas apa yang bu Emy capai saat ini?

Pertama ; Allah yang selalu memudahkan setiap langkah saya, kedua ; Orangtua yang selalu support dengan doa – doanya, ketiga ; Anak – anak yang selalu jadi penyemangat dan penetralisir kepenatan bekerja, keempat ; Suami yang selalu support apapun keputusan terbaik saya ambil terkait karir, kelima ; Para motivator yang selalu saya ikuti materi – materinya untuk pengembangan diri dan karir dan yang keenam adalah atasan saya yang selalu memberikan peluang untuk saya lebih maju dalam berkarir

Apa peran yang mereka berikan?

sama seperti jawaban saya sebelumnya. Peran penting itulah yang saya rasakan dan terima.

Apakah masih ingat cita-cita atau impian masa kecil bu Emy?

Cita – cita saya dari kecil sebelum sekolah hingga tamat sekolah tidak pernah berubah yaitu menjadi  GURU… Jalan hidup membawa karir saya menjadi HR dan saya maknai bahwa HR dan Guru ada faktor kesamaan yaitu sebagai pembina dan pendidik juga. So, sejauh ini saya menganggap bahwa karir saya di HR adalah representasi sebagai Guru… hehe

Apa pengalaman unik, khusus menjadi titik balik bagi bu Emy ketika berproses menjadi seperti sekarang ini?

Awal saya masuk dunia kerja adalah sebagai Internal Auditor sebuah perusahaan Franchise Restaurant Cepat Saji, masuk di tahun ketiga saya kerja sekitar tahun 1999, saya dipanggil oleh Direktur dan langsung menunjuk saya untuk menggantikan HRD yang “muntaber (mundur tanpa berita)”, hanya satu kalimat alasan dari beliau “ Saya yakin kamu cocok di posisi HRD”… Tanpa serah terima dari petugas sebelumnya, semua tentang ke HRD an saya pelajari dari nol, mulai dari baca buku, mendatangi langsung instansi yang berhubungan dengan ketenagakerjaan seperti Jamsostek (istilah kala itu), perusahaan askes, disnaker dll.. mengikuti seminar ketenagakerjaan, pokoknya benar – benar dari nol, dan ternyata saya mendapatkan “passion” di bidang ini dan ,mencintai pekerjaan bidang HR hingga saat ini..

Bu Emy, pengalaman unik di pekerjaan, bisa diceritakan?

Pengalaman pernah masuk dalam suatu perusahaan yang banyak sekali saya harus melakukan “cuci piring” .. haha .. bagaimana tidak, karyawan tidak mengenal aturan, jauh dari tata tertib dan disiplin, sistem kerja sangat lemah, kultur kerja yang bebas, mindset karyawan yang jauh dari mindset seorang pekerja .. wah parah deh pokoknya.. 2 bulan awal sejak join cukup saya observasi dengan bekal list of problems yang harus saya benahi , luar biasa harus banyak mengelus dada, tapi saya terus maju saya merasa ini adalah tantangan yang harus saya tuntaskan, dan teringat saat interview dengan manajemen menitip satu kalimat “ tolong bantu benahi perusahaan ini… “

Finally…. +/- 1,5 tahun perubahan significant terjadi, tentu perubahan ke arah yang lebih baik.

Mengapa bu Emy menekuni bidang yang bu Emy geluti sampai sekarang?

Karena bidang saya saat ini yang saya geluti telah saya anggap sebagai Hobby yang Dibayar… banyak ladang ilmu yang saya gali, dan saya merasa bidang ini memberikan saya terus belajar, berpikir dan berkembang menjadi pribadi yang baik.

Dalam pekerjaan, apa permasalahan yang paling sering Anda hadapi? Bagaimana Anda menyikapinya?

Menghadapi berbagai macam karakter pekerja, yang memiliki mindset, skill , attitude yang berbeda beda, ketika berhubungan dengan mereka tentu tidak bisa sama.

Saya selalu sampaikan kepada karyawan untuk menghindari “ ngerti ¼, mikir ½ , ngomong double” … hehe, ini kadang biang problem dari yang terjadi di tempat kerja… salah satunya.

Menyikapinya selalu mengedepankan persuasif.

Ke depannya, apa tantangan yang bu Emy akan hadapi? Bagaimana Anda menyikapinya?

Kompetitor semakin banyak dan terus berkembang, tentu ini tak luput dari peran sistem dan SDM yang harus terus dikembangkan.

Dalam hal ini tentu HR memiliki peran dalam setiap kemajuan / perubahan iklim bisnis yang membawa dampak kepada SDM yang tidak bisa terus jalan ditempat, tetapi “concern to people development”.

Mengapa bidang yang bu Emy geluti ini penting dilakukan dan dibagikan kepada orang lain?

Karena bidang HR sarat ilmu jika kita menyadari bahwa HR bukan sekedar administrasi ketenagakerjaan, tapi juga banyak hal didalamnya yang dapat dipelajari dan dikembangkan yang belum tentu didapat dari pendidikan formal .. ini yang menarik.

Apa habit khusus yang bu Emy bangun selama ini?

5 M : adapun maksudnya adalah ; Malu jika datang terlambat, Malu jika melihat rekan sekerja sibuk, Malu jika berbuat kesalahan, Malu jika melanggar peraturan, Malu jika bekerja tidak berprestasi

Bagaimana bu Emy mengembalikan mood  agar kembali bersemangat bekerja?

Mendengarkan musik pembawa gairah bekerja .. hehe , lalu ingat kalimat “ the work you can do it today not sure you can do it tomorrow…”

Apa inspirasi yang ingin bu Emy tawarkan kepada orang lain yang membaca kisah Anda ini?

Tidak ada yang tidak mungkin untuk dicapai selama niat dan tekad untuk mencapainya, jangan pernah mengabaikan kesempatan, dan selalu melibatkan Tuhan dalam bekerja.

Apa saran bu Emy kepada orang yang ingin meraih kesuksesan seperti yang Anda capai saat ini?

Saya mengutip quote dari seorang motivator Bapak Haikal Hasan kalimat sederhana namun cukup inspiratif dalam membangun kesuksesan karir :

“ —- > Bila Anda digaji Rp. 10.000.000,- oleh perusahaan, namun anda bekerja seperti digaji Rp. 20.000.000,- maka Allah akan membayar lebihnya dengan kesehatan, karir, keluarga sejahtera,anak yang cerdas dan semisalnya…

—— > Namun bila Anda bekerja seperti bergaji Rp. 5.000.000,- maka Allah pun akan menuntut sisanya dengan penyakit, kesuasahan, hutang, masalah dan semisalnya… “

Jadi, bekerjalah maksimal  , ikhlaskan, yakinlah dengan aturan-Nya . Lalu perhatikan apa yang akan Allah buat untuk kejayaanmu….

Siapakah tokoh yang bu Emy idolakan atau yang membuat Anda termotivasi, dan mengapa?

Bob Sadino.

Beliau sederhana, namun pemikirannya luar biasa cerdas dan inspiratif,

Bagaimana lingkungan memengaruhi bu Emy hingga menjadi seperti sekarang?

Tentu lingkungan yang baik akan berpengaruh baik, maka saya selalu berusaha  berada dilingkungan yang dikelilingi oleh orang yang satu misi dengan kita, ini juga power atau energi untuk kita untuk selalu melangkah positif.

Apa pencapaian yang paling membanggakan bagi Anda?

Seperti yang sudah saya sampaikan diatas , ketika berada dalam satu perusahaan yang semrawut, dilimpahi “cuci piring yang banyak”, sarat dengan ujian mental, seiring berjalan waktu berhasil dikembalikan ke jalur yang seharusnya bahkan barisan “toxic employee” berada dalam 2 pilihan : ikut dalam perubahan atau mundur teratur sebagai karyawan udzur yang tergusur. Kondisi saat ini perusahaan tersebut semakin berkembang lebih baik.

Apakah ada penghargaan khusus yang bu Emy terima selama ini (baik di profesi, pendidikan atau hal lainnya)?

Penghargaan khusus tidak, namun kepercayaan yang tinggi dari management itu sudah bentuk penghargaan buat saya.

Apa rencana atau harapan bu Emy yang dalam waktu  dekat ini ingin dilakukan?

Terus mengembangkan karir, terus mengembangkan pribadi yang lebih baik, istilahnya mungkin “hijrah” dari hal – hal baik yang belum saya lakukan, akan saya lakukan dalam waktu dekat ini.

Secara eksplisit, maaf belum bisa sampaikan disini… hehe

Apa impian terbesar bu Emy untuk ke depannya?

Memiliki usaha sendiri di bidang konsultasi management dan HR

Apa hobi bu Emy, apakah memiliki pengaruh kepada kesuksesan yang dicapai saat ini?

Saya hobby membaca buku – buku inspiratif dan buku – buku yang berkaitan dengan pengembangan pribadi dan kaitannya dengan pekerjaan.

HRD Forum didirikan dan memulai aktifitas sejak tahun 2004. Anda sendiri mengenal HRD Forum sejak tahun berapa? Masih ingat momen saat bu Emy baru pertama kali mengenal HRD Forum? Bisa Anda ceritakan?

Saya mengenal HRD Forum sebenarnya sudah lama, namun resmi bergabung menjadi member baru beberapa waktu terakhir, di awal tahun 2018.

Moment mengenal HRD Forum tertarik dengan aktifitas yang diselenggarakan dan banyaknya antusias para praktisi HR di forum ini, terlebih saya kenal lewat medsos.

Apa manfaat yang dirasakan atas kehadiran HRD Forum?

Menambah ilmu dan meningkatkan skill,menambah wawasan tentang HR, menambah kawan praktisi HR dari berbagai jenis industri perusahaan.

Terakhir, apa QUOTE / MOTTO bu Emy yang bisa dibagikan kepada pembaca? Jelaskan mengapa memilih motto tersebut?

“ Kuliatas hidup bukan diharta tapi dicara berpikir “

Karena cara berpikir yang berkualitas akan memudahkan kita menghadapi berbagai macam persoalan secara bijak.

Inspiratif ya! Mudah-mudahan juga menginspirasi dan menambah semangat Anda dalam melangkah membangun karir impian Anda. Terima Kasih.

Jangan lupa Bahagia.

Salam HR!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*