Diskusi HRD tentang Talent Management | HRD Forum
Home | Article | Diskusi HRD tentang Talent Management

Diskusi HRD tentang Talent Management

Diskusi HRD kali ini mengangkat tema tentang Talent Management. Kata-kata yang cukup sering didengar oleh sebagian besar praktisi HRD, walaupun cukup sering mendengar kata talent management, bukan berarti kita sudah tahu apa arti talent management, apa dan bagaimana talent management, bagaimana proses pembuatannya dan siapa saja yang terlibat di dalamnya, itu semua harus Anda ketahui.

Dalam tulisan kali ini, Yuuk kita lihat apa sih Talent Management itu ? Jika kita buka buku-buku kuliahan, Talent management adalah proses untuk mengidentifikasi karyawan yang memiliki kapabilitas untuk menjadi future leaders disetiap levelnya. Proses identifikasi ini melihat pada dua elemen kunci, yakni aspek kompetensi dan aspek kinerja (performance).

Dalam proses Talent Management ini, aspek kompetensi diibaratkan sebagai elemen input yang melekat pada seorang karyawan, yang membekali karyawan tersebut untuk melakukan tugasnya dengan baik, sementara aspek performance (kinerja) merupakan hasil nyata (output) dari suatu pekerjaan.

Kompetensi dan kinerja (hasil) adalah dua hal yang berkorelasi positif, artinya, jika jika karyawan memiliki kompetensi yang baik, maka diharapkan hasil dan target pekerjaan juga dapat dicapai dengan baik. Namun untuk kondisi tertentu terkadang tidak selalu demikian.

Sahabat HRD Forum, Dalam Milis [email protected] yang HRD Forum kelola, saat ini tengah berlangsung diskusi tentang talent management, bagaimana isi diskusinya, mari kita simak sama-sama.

Pertanyaan :

Hi rekan-rekan HRD Forum,

Saya butuh informasi terkait talent, saat ini saya & team HR sedang menjalankan program talent.
Kami sudah membuat kriterianya dan orangnya sudah dipilih.
Yang menjadi pertanyaan, apakah karyawan yang sudah kami pilih sebagai talent wajib kami beritahu bahwa dia terpilih jadi talent atau tidak perlu? apakah HRD tidak boleh menginformasikan nama-nama yang terpilih sebagai talent?
Ternyata ini jadi pro dan kontra, untuk menyampaikan siapa saja talent-talent yang ada di perusahaan kami.
Adakah yang bisa beri masukan

Terima kasih
Imelda

Tanggapan 1

Dear bu imelda

Saya jadi tertarik untuk ikutan discuss kebetulan sekarang saya sedang membuat talent management mengadopsi metode Berger .. lebih baik dilakukan pengelompokkan talent dulu dari yang sudah terpilih itu dilakukan assessment untuk dapat di ranking masuk talent rangking berapa .. menurut saya jangan diberitahukan dulu karena akan membuat karyawan “merasa dibutuhkan” langsung saja dilakukan challange terhadap talent di kelompok 1 dengan merancang individual development programnya.

Demikian pendapat saya
Thanks

Best regards

Daryl Gumilar

Tanggapan 2

Dear Rekan Imelda,

Menurut saya karyawan talent di level staff, contoh sales (yang pekerjaannya diberi insentif, jika memenuhi terget). Diumumkan kepada sesama level staff. Maksudnya memacu agar yang lain termotivasi, dan adanya budaya kompetisi diantara karyawan yang sifatnya positif. Namun, untuk level supervisor sampai level manager tidak perlu karena penilaiannya banyak pertimbangannya.

Semoga bermanfaat.

Regards,
Yoga

Tanggapan 3

Dear Bu Imelda,

Memang ada pro kontra apakah talent diinfokan ke karyawan tersebut atau tidak. Bisa menjadi motivasinya atau malah bumerang menjadi turun produktivitasnya karena sudah mencapai kriteria talent.
Kalo menurut saya, tergantung systemnya. Apakah talent selalu berubah setiap tahun, bagaimana succession planning sistemnya, sistem renumerasi dan training untuk masing-masing box talent (terutama STAR kriteria), dsb.
Adalah lebih baik, direct supervisornya yang diinformasikan bukan si karyawan sehingga kita bisa monitor day to day karyawan tersebut dan bagaimana treatmentnya karena sang atasan yang dianggap paling paham kapabilitas bawahannya.

Semoga membantu,
BKR Bagus Kristian

Tanggapan 4

Dear mba mel,

Kalau kami tidak memberikan info tentang talent ini tapi kami pake program tertentu seperti star atau bisa lainnya. Dan ini hasil dari seleksi yang sangat ketat sehingga ada fair di dalamnya. Dan saat terpilih pun jadi tidak berat sebelah kami dibantu pihak eksternal dalam proses ini.

Semoga bisa membantu
Dewi Ulfah Arini

Tanggapan 5

Dear Pak Daryl,

Sebelumnya tadi Bapak menyebutkan Metode Berger, saya coba browsing dengan search enginee “metode berger”, tetapi rupanya banyak beberapa penjelasan yang membuat saya cukup kesulitan mengetahui esensi metode tersebut.

Apabila Bapak berkenan, boleh minta sharing knowledge nya mengenai apa itu Metode Berger dan Star Kriteria, karena mulai bulan September di perusahaan kami pun sedang gencar melakukan “Talent Turning Point”, dimana kami masih mencari bentuk metode yang dapat diadopsi.

Thank & Best Regards,

E. Indri

Tanggapan 6

Dear Bu Imelda,

Terdapat beberapa sistem terkait pertanyaan ibu. Ada sistem terbuka (semua karyawan tahu kalo si A adalah talent), sistem tertutup (hanya tim HRD, GM, atasan dan mentor yg tahu si A adalah talent), dan sistem semi tertutup (yang tahu HRD, Atasan, Mentor, Talent, GM). Masing-masing ada kelebihan dan kelemahannya. Contoh; Untuk perusahaan dengan budaya yang mengedepankan kompetisi maka sistem terbuka menjadi pilihan terbaik.

Ini mestinya dari awal dimasukkan dalam kebijakan sehingga dari awal sudah clear aturan mainnya.

Silahkan dipertimbangkan mana yang terbaik untuk perusahaan.

Warm Regards,

Abda Alif

Tanggapan 7

Dear Bu Imelda,

Hal ini memang menjadi pro/kontra tergantung dari sudut pandang mana talent management tersebut dilihat. Satu sisi seorang talent akan merasa bangga jika diumumkan, di sisi lain dapat menjadi sombong dan merasa dibutuhkan atau juga dapat dilihat talent management ini merupakan program retention kepada karyawan yang dianggap talent. Jadi perspektif tersebut dapat dilihat dari berbagai sudut pandang.

Secara kesimpulan saya, akan lebih baik data seluruh talent dikumpulkan dan dilakukan analisis masing-masing dari talent tersebut (level jabatan talent juga perlu dipertimbangkan, jika staf tidak perlu detail semakin tinggi jabatan semakin dalam analisis terhadap profil talent tersebut). Lakukan peta mitigasi resiko atas kejadian mungkin yang terjadi baik itu diberitahu maupun tidak diberitahu.

Luthfi Rochmatika

Demikian sekilas diskusi tentang Talent Management, jika rekan-rekan HRD di seluruh Indonesia ingin ikut dalam diskusi tersebut, silakan menjadi anggota diskusi, GRATIS ! caranya, silakan kirimkan email kosong ke : [email protected] ; setelah itu Anda akan mendapatkan email konfirmasi dari yahoogroups, yang harus anda lakukan adalah langsung me-reply email tersebut tanpa merubahnya sedikitpun, jadi hanya KLIK Replay, Lalu KLIK Send. Selanjutnya tunggu approval dari moderator. Jangan lupa mengisi Data Pribadi yang dikirimkan.

Sebagai informasi, saat ini jumlah peserta diskusi di milis [email protected] lebih dari 21.300 peserta, yang tersebar di seluruh Indonesia. 99% peserta diskusi adalah Praktisi HRD dari seluruh Indonesia dengan sebaran Level bervariatif, mulai dari staf HRD sampai Direktur HRD.

Langkah-langkah Talent Pool

Rekan HRD Forum di seluruh Indonesia, melanjutkan dari diskusi di atas, berikut sedikit kami berikan gambaran bagaimana langkah-langkah melakukan Talent Pool. yaitu sbb :

  • Mengidentifikasi kemampuan atau kompetensi apa saja yang penting untuk mendukung keberhasilan organisasi atau perusahaan dalam jangka panjang.
  • Melihat posisi-posisi atau jabatan apa yang kritikal dalam organisasi atau perusahaan.
  • Mengidentifikasi orang-orang atau karyawan potensial untuk dikembangkan dalam rangka melaksanakan fungsi dan peran pada posisi atau jabatan kritikal tersebut (Talent Pool).
  • Menyusun dan menyiapkan program pengembangan khusus bagi calon pemimpin masa depan yang ada dalam talent pool tersebut.

Rekan HRD di seluruh Indonesia,
Setelah talent pool dilakukan atau dibuat, mari lakukan program berikutnya, dimana program ini dilakukan dalam upaya untuk terus menjaga dan mengembangkan para top talent untuk terus berkontribusi lebih maksimal bagi perusahaan dan menjaga agar para talent tidak pindah ke organisasi atau perusahaan lain, maka perlu dilakukan talent pool management melalui upaya-upaya sebagai berikut:

  • Mengidentifikasi dan menyelenggarakan program akselerasi kepada karyawan dengan kinerja baik dan potensial dari level Officer hingga Departement Head.
  • Memberikan program pengembangan khusus kepada para talent berupa penempatan pada posisi menantang, special project assignment, program sertifikasi serta special training & development program.

Pentingnya Talent Management

Rekan HRD di seluruh Indonesia, peran talent management sangat penting sekali, pergerakan bisnis perusahaan sangat tergantung dari program talent management yang dilakukan dalam perusahaan Anda. Jika perusahaan Anda tertarik untuk membuat program talent management dan memerlukan bantuan konsultan HRD, Kami siap membantu, HRD Forum dengan segudang pengalamannya akan siap memberikan solusi yang terbaik. Hubungi HRD Forum sekarang di email : [email protected] atau call di 08788-1000-100 atau PIN BB 5A24F771. Sekali lagi, jika perusahaan Anda membutuhkan jasa konsultan HRD, silakan langsung hubungi HRD Forum sekarang juga.

Rekan dan sahabat HRD Forum, Talent ada di semua bagian, semua departemen. Jika perusahaan Anda memiliki talent di bagian HRD, dan ingin melengkapi kompetensinya, maka langkah yang terbaik adalah mengirimnya ikut dalam training HRD Forum, yaitu dengan mengikut sertakannya dalam Event Training HRD Forum yang bernama HRODP, HR Officer Development Program. Tertarik ? silakan hubungi HRD Forum.

Selamat berkarya, Salam HRD Forum !

HRD Forum

Website Resmi HRD Forum : www.HRD-Forum.com dan www.DiskusiHRD.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*