Business Process Human Resources Departement | HRD Forum
Home | Alumni | Business Process Human Resources Departement

Business Process Human Resources Departement

Business Process Human Resources Departement

  • By Kiky Reskiane
  • Peserta HRODP – angkatan 1
  • PT. Titis Sampurna Inspection

Business process Human Resources Departement merupakan sebuah aktivitas atau usaha untuk meningkatkan mutu serta kualitas perusahaan yang dilakukan untuk mencapai sebuah target perusahaan itu sendiri.

Transformasi dari proses bisnis human resources departement adalah tujuan yang ingin dicapai untuk memberikan benefit bagi karyawan, untuk dapat menghasilkan kinerja yang optimal maka diperlukan usaha untuk mendapatkan SDM (karyawan) yang sesuai baik dari kualitas maupun kuantitas. Seperti yang telah kita ketahui bahwa karyawan merupakan salah satu asset dari perusahaan untuk mencapai target maupun tujuan yang telah ditentukan oleh perusahaan.

Peran fungsi dari Human Resources Departement adalah mengelola SDM dengan tujuan akhir mendapatkan SDM yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan untuk mecapai sasaran bisnis dari perusahaan.

Perusahaan yang memiliki SDM yang berkualitas dan mampu memberikan kontribusi yang terbaik dalam mencapai tujuan perusahaan, akan mampu berkompetisi dalam menghadapi tantangan bisnis di masa sekarang dan masa mendatang. Oleh karena itu, manajemen SDM sangat penting artinya bagi pencapaian tujuan perusahaan dalam melaksanakan kegiatan bisnis.

Kekomplekan manajemen SDM akan semakin meningkat dalam menghadapi perkembangan bisnis global, dengan dominasi penyebaran informasi yang sangat cepat dan perkembangan teknologi yang semakin canggih dan pesat. Penggunaan teknologi bertujuan untuk meningkatkan ketepatan pengolahan dan penggunaan informasi, serta kemampuan mewujudkan Sistem Informasi Manajemen termasuk manajemen SDM. Dengan kemajuan teknologi, perusahaan dapat mewujudkan dan mengembangkan sistem informasi yang mampu mendukung pencapaian tujuan bisnis perusahaan secara optimal.

PERENCANAAN SDM

Perencanaan SDM merupakan kegiatan penentuan jumlah dan jenis SDM yang diperlukan oleh suatu organisasi untuk masa yang akan datang (Irawan, 2000). Oleh karena itu perencanaan SDM adalah serangkaian kegiatan yang berkaitan dengan penentuan kebutuhan tenaga kerja di masa datang pada suatu organisasi, meliputi penyediaan tenaga kerja baru dan memanfaatkan tenaga kerja yang sudah ada.

Perencanaan SDM sebagai suatu proses untuk menetapkan strategi memperoleh, memanfaatkan, mengembangkan dan mempertahankan tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan perusahaan sekarang dan pengembangannya di masa mendatang. Secara singkat, perencanaan SDM merupakan proses analisis dan identifikasi kebutuhan untuk dan ketersediaan SDM dalam organisasi.

Pendapat lain yang lebih operasional tentang manfaat Perencanaan SDM dikemukakan oleh Irawan (2000):

1. Mengoptimalkan SDM yg sudah ada

SDM yang sudah ada akan dapat dimanfaatkan dengan baik apabila organisasi telah melakukan inventarisasi SDM. Inventarisasi tersebut mencakup : jumlah tenaga kerja, kualifikasi tenaga kerja, masa kerja, pengetahuan /ketrampilan yang dimiliki, bakat/minat yang perlu dikembangkan. Hasil inventarisasi tersebut dapat digunakan untuk promosi, mutasi, peningkatan kemampuan karyawan.

2. Memperkirakan kebutuhan SDM

Kebutuhan SDM masa yang akan datang baik dari segi jumlah maupun kualifikasinya perlu diestimasi setepat mungkin, dan akan selalu terkait dengan perubahan-perubahan yang mungkin akan terjadi di luar perkiraan dan berpengaruh terhadap jalannya organisasi.

3. Sebagai dasar penyusunan program – program SDM

Salah satu program perencanaan SDM adalah pengadaan tenaga kerja baru melalui rekrutmen, seleksi dan penempatan. Tanpa perencanaan SDM, sulit untuk menyususn program kerja yang riil.

PENGELOLAAN SDM

Peran divisi HRD merupakan peran strategis dalam menentukan masa depan perusahaan melalui peningkatan kualitas SDM, baik melalui pengembangan kreativatas, fleksibilitas, maupun manajemen proaktif, dan bukan lagi berorientasi pada pengendalian dan pengawasan seperti yang diterapkan dalam divisi personalia.

Perkembangan teknologi informasi maupun teknologi komunikasi menuntut perusahaan untuk memiliki SDM yang kompeten yaitu SDM yang memiliki bakat manajerial dengan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan yang tinggi untuk menguasai perkembangan teknologi. Untuk itu perlu pengelolaan SDM untuk mencapal target utama meningkatkan dan menciptakan SDM yang berkualitas baik dan segi kemampuan manajerial maupun penguasaan teknologi.

Untuk meningkatkan daya saing perusahaan harus berupaya untuk meningkatkan kinerja SDM dengan meningkatkan keahlian dan keterampilan untuk mempersiapkan SDM dalam promosi jabatan maupun pemecahan masalah yang dihadapi perusahan. Peningkatan kinerja ini dapat dilakukan melalui proses pendidikan , pelatihan dan pengembangan SDM. Pendidikan dan pelatihan menitik beratkan pada beberapa jenis keterampilan dan keahlian yang relatif sejenis serta dilakukan dalam jangka pendek, sedangkan proses pengembangan SDM lebih berorientasi pada peningkatan keterampilan dan keahlian lebih luas dan beragam serta dapat dilakukan dalam jangka panjang (Carrel, Elbert, dan Hatfield, 1995). Keberhasilan perusahaan dalam meningkatkan daya saing sangat tergantung pada eftkifitas dan efisiensi operasional dan strategi bisnis yang diterapkan oleh perusahaan. Flaherty menyebutkan lima tingkat efisiensi dan efektifitas perusahaan, meliputi restrukturisasi operasi, penurunan biaya operasi. peningkatan kualitas barang dan Jasa, motivasi secara terus menerus dan pengembangan produk baru (Flaherty, 1996).

EVALUASI KINERJA KARYAWAN

Evaluasi kinerja merupakan suatu metode dan proses penilaian dan pelaksanaan tugas seseorang atau sekelompok orang atau unit kerja dalam suatu perusahaan atau organisasi sesuai dengan standar kinerja atau tujuan yang ditetapkan lebih dahulu evaluasi kinerja merupakan cara yang paling adil dalam memberikan imbalan atau penghargaan kepada pekerja.

Tujuan evaluasi kinerja adalah untuk menjamin pencapaian sasaran dan tujuan perusahaan dan juga untuk mengetahui posisi perusahaan dan tingkat pencapaian sasaran perusahaan, terutama untuk mengetahui bila terjadi keterlambatan atau penyimpangan supaya segera diperbaiki sehingga sasaran atau tujuan tercapai. Hasil evaluasi dapat dimanfaatkan untuk banyak penggunaan.

Manfaat evaluasi kinerja karyawan, yaitu :

  • 1. Peningkatan Kinerja Karyawan
  • 2. Pengembangan SDM
  • 3. Pemberian Kompensasi
  • 4. Peningkatan Produktivitas
  • 5. Program Kepegawaian

MENGEMBANGKAN SDM

Terdapat beberapa aspek yang perlu diperhatikan perihal pengembangan SDM dalam perusahaan, yaitu :

A. ASPEK KUANTITAS

Mencangkup jumlah SDM yang tersedia

B. ASPEK KUALITAS

Mencangkup kemampuan SDM baik secara fisik maupun non fisik atau kecerdasan dan mental dalam melaksanakan pembangunan.

Berbagai cara apat dilakukan untuk mengembangkan SDM dalam perusahaan, diantaranya yaitu :

1. PELATIHAN

Tujuan diberikannya pelatihan untuk karyawan :

– Meningkatkan pengetahuan karyawan

– Membantu karyawan dalam hal memahami efektifitas kinerja

– Meningkatkan skill dari karyawan tsb mulai dari teori, perilaku kinerja dan pemikirannya.

2. PEMBINAAN

Pembinaan merupakan usaha atau praktek management dalam mendukung, mengarahkan dan memfasilitasi keperluan karyawan dalam dalam mengembangkan dan memajukan potensi guna keperluan mencapai tujuan perusahaan.

Manfaat diberikannya pembinaan :

  • Membuka potensi organisasi, dan diri karyawan untuk mengidentifikasi dan tujuan.
  • Pembinaan memungkin karyawan untuk menambah wawasan atau memiliki ide kreatif dan berpikir positif untuk diri sendiri atau perusahaan
  • Untuk mengenali karakter dari masing-masing karyawan yang memiliki potensi yang dapat dikembangkan dan juga merupakan bibit unggul bagi masa depan perusahaan

3. REWARD KARYAWAN

Memberikan reward khusus bagi karyawan yang berprestasi, bisa berupa bonus atau insentif, maupun berupa hadiah kecil yang bisa mewakili ucapan terimakasih perusahaan atas prestasi para karyawan. Cara ini cukup efektif, sehingga karyawan lebih bersemangat untuk memberikan prestasi-prestasi berikutnya bagi perusahaan.

Apabila suatu perusahaan memiliki SDM yang berkualitas maka secara otomatis perusahaan itu akan berkualitas juga. Karyawan merupakan Asset perusahaan yang sangat berharga, oleh karena itu sudah seharusnya perusahaan menjaga dan memelihara SDM tsb.

Permasalahan SDM dalam suatu perusahaan sangatlah bervariasi, maka dari itu suatu perusahaan harus mengetahui apa kekurangan dan kelemahan dari SDM yang dimiliki oleh perusahaan.

SEKIAN

  • Penulis
  • Kiky Reskiane
  • PT. Titis Sampurna Inspection
  • Peserta HR Officer Development Program
  • Angkatan 1

Bagi Rekan & Sahabat HRD yang ingin mengirimkan Team HR nya dalam program HRODP angkatan berikutnya, silakan baca informasi lengkapnya di sini HRODP. Terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*