Ada Brotherhood tapi tidak dikenal Sisterhood | HRD Forum
Home | Article | Ada Brotherhood tapi tidak dikenal Sisterhood

Ada Brotherhood tapi tidak dikenal Sisterhood

Hari ini Kami menerima sebuah tulisan di WhatsApp Group dari seseorang yang menurut Kami sangat penting untuk diposting di website HRD Forum.

Memang secara langsung tidak terkait dengan HR, tetapi sangat penting untuk menjadi pengetahuan tambahan buat kita semua.

Apa tulisan yang menarik itu?

Begini tulisan dari WhatsApp Groups yang kami terima, Kami Copy Paste 100%

Selamat menikmati.

Untuk mengingatkan kembali,

BROTHERHOOD

Solidaritas Laki Laki.

Mengapa di dunia hanya ada istilah “Brotherhood” tapi tidak dikenal “Sisterhood”?

Ada artikel di salah satu majalah di AS, isinya menarik. Artikel tsb berbunyi:

Suatu malam, seorang wanita tidak pulang ke rumahnya. Esok harinya dia memberitahu suaminya bahwa dia menginap di rumah teman wanitanya. Suaminya menelepon 10  teman istrinya yg paling akrab, dan hasilnya tidak seorang pun dari mereka yg tahu tentang itu.

Sebaliknya: Suatu malam seorang pria tidak pulang ke rumahnya. Esok harinya, dia memberitahu istrinya bahwa dia menginap di rumah seorang temannya. Istrinya menelepon 10 teman suaminya yg paling akrab, dan hasilnya: 8 diantaranya memastikan kalau suaminya menginap di rumah mereka!!!.. dan …. 2  lainnya bahkan mengatakan bahwa suaminya MASIH berada di rumah mereka!”

Merasa hal itu sangat menarik, seorang suami yg membaca artikel ini segera menunjukannya pada istrinya yang kemudian juga membacanya.

Istrinya  penasaran, malah ingin mengetes apakah apa yang ditulis di artikel ini benar. Sang suami berusaha mencegah tapi istri tetap melakukan. Dengan suami duduk di sisinya, si istri menelpon satu persatu teman akrab suaminya, menanyakan apakah suaminya bersama mereka.

Hasilnya?

Apa yang ditulis dalam artikel tsb ternyata benar berlaku di seluruh pelosok dunia!
Yang lebih parah, ada salah satu teman suaminya yang malah mengatakan bahwa suaminya mabuk dan sampai sekarang masih tidur di dalam rumahnya. Dia malah bertanya kepada sang istri itu apakah suaminya perlu dibangunkan untuk berbicara di telepon?

Si istri kaget dan tidak mau membuat malu teman suaminya dan berkata, “Sudahlah nggak apa-apa.”
Begitu sang istri menutup telepon, handphone suaminya langsung berdering dan ternyata telpon itu dari teman suaminya yang berkata: “Dimana kamu? Cepat pulang ke rumah! Istrimu mencari kamu dari tadi. Saya bilang kamu mabuk di rumah saya. … Oh ya! jangan lupa minum bir sedikit sebelum pulang!”

This is a BROTHERHOOD

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*